Sabtu, 25 November 2017

GALERY

November 25, 2017 0 Comments

Macam-macam Jenis Kerudung yang Populer Di Dunia. Jangan Cuma Tahu Berhijabnya Saja.

Kerudung adalah jenis pakaian yang penting bagi orang Indonesia yang mayoritasnya beragama Islam. Di Indonesia, macam kerudung yang paling populer biasanya adalah jenis hijab dengan scarf segiempat. Padahal, sebenarnya ada banyak jenis gaya kerudung lho di berbagai negara Islam di Dunia. Mau tahu apa saja? Cek yuk!


Hijab, tudung kepala dengan penuh warna dan gaya yang populer di berbagai negara termasuk Malaysia dan Indonesia.

Hijab sebenarnya berasal dari kata “hajaba” yang artinya adalah menutupi. Jadi, sebenarnya hijab adalah keseluruhan pakaian yang dipakai untuk menutupi aurat wanita. Meskipun begitu, di era modern ini kata hijab sudah identik dengan sepotong kain yang digunakan sebagai kerudung oleh umat muslimah. Berbeda dengan kerudung lain, hijab biasanya memiliki variasi warna dan gaya yang bisa dipadu-padankan dan dibentuk bermacam cara. Pashmina, kain segi empat, atau kain segitiga adalah beberapa contoh hijab yang populer di Indonesia.

 

Al Amira, kerudung praktis dengan tambahan ciput di dalamnya

Kerudung Al-amira bisa mengacu pada dua jenis kerudung. Yang pertama, Al-amira bisa mengacu pada jenis kerudung dua potong, yaitu gabungan antara sebuah kain kerudung berbentuk tabung dan juga ciput. Tapi, kadang ada juga kerudung Al-Amira instan dimana kerudung berbentuk tabung dan juga ciputnya sudah jadi satu. Seringnya, Al-amira dipakai oleh cewek-cewek yang masih belajar memakai hijab karena kepraktisannya. Meskipun begitu, tak jarang juga wanita-wanita dewasa memakainya untuk kegiatan-kegiatan sehari-hari.


Shayla, hijab segipanjang yang populer di daerah Timur Tengah

 Shayla sendiri adalah kerudung yang dibuat dari sepotong kain persegi panjang seperti syal atau selendang. Jenis hijab yang satu ini bisanya dililitkan di daerah kepala dan dipin di daerah bahu, sama seperti jenis hijab yang sering dipakai oleh orang Indonesia jaman sekarang. Shayla adalah jenis hijab yang sangat populer di kalangan wanita teluk arab seperti di daerah Arab Emirat, Qatar, dan juga Bahrain. Meskipun begitu, jenis hijab yang satu ini juga sudah mulai populer di daerah Al-maghrebi atau Afrika Utara seperti Mesir, Maroko, dan Tunisia.

 

Khimar, kerudung panjang menutup dada yang kalau di Indonesia biasa disebut sebagai “Hijab Syar’i”

 Kemudian, ada juga khimar yang kalau di negara kita biasanya disebut sebagai Hijab Syar’i. Kerudung yang satu ini biasanya panjang dan tidak hanya menutup kepala dan leher tapi juga hingga bagian dada dan atas pinggang. Khimar juga biasanya jatuh menutup tangan hingga ke pergelangan tangan sehingga dianggap pantas untuk dipakai pergi haji.

 

Chador alias Cadar, kain penutup seluruh tubuh yang sering dipakai oleh mereka wanita muslimah di Iran

Mungkin kata cadar di Indonesia berasal dari Chador ya? Tapi, jenis kerudung yang satu ini identik dengan wanita-wanita Iran dimana chador sering berfungsi sebagai semacam coat atau mantel. Chador sendiri bukanlah bersifat agamis, tapi lebih kepada tradisionil, dimana chador sudah sering dipakai oleh wanita-wanita Iran dan Afghanistan semenjak dulu. Chador juga biasanya tidak berwarna terang. Warna hitam menjadi warna chador yang paling sering dipakai meskipun di Iran hawanya panas.

 

Niqab, pilihan penutup aurat yang lebih konservatif dan identik dengan negara Arab Saudi, Yaman, dan Oman

Niqab sendiri tidak mengacu kepada jenis kerudungnya, tapi sepotong kain yang digunakan untuk menutup wajah kecuali bagian mata untuk melihat. Mayoritas akademisi Islam setuju bahwa Niqab bukanlah sebuah kewajiban dalam Qur’an dan Islam, dan memang niqab lebih sering dipakai di daerah Timur Tengah seperti di negara Saudi dan Yemen. Niqab sendiri sebenarnya dilarang untuk dipakai ketika menunaikan ibadah haji, tapi boleh dipakai sehari-hari jika dirasa ingin lebih “tertutup” meskipun di Islam bagian muka tidaklah termasuk aurat.

 

Burka, penutup aurat yang paling konservatif dalam Islam yang mendapat reputasi buruk ketika Taliban berkuasa di Afghanistan

Burka atau burqa merupakan sebuah pakaian penutup aurat yang menutup mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki dan disertai dengan lubang atau jala-jalan di bagian wajah untuk melihat dan respirasi. Burka sendiri sebenarnya adalah pakaian yang sering dipakai oleh wanita Afghanistan jika mereka memilih untuk memakainya. Tentunya tidak ada kewajiban untuk memakai burka meskipun di masa pemerintahan Taliban, semua wanita di Afghanistan dipaksa untuk memakai Burka. Oleh karena itu, pakaian jenis yang satu ini punya reputasi buruk karena dianggap mengacuhkan hak wanita terkait pakaiannya.

 Nah, itu lah 7 jenis kerudung atau pakaian penutup aurat yang ada dalam budaya Islam, meskipun kebanyakan memiliki unsur tradisi lokal yang kental. Menarik ya?

 

 

 

SUMBER

https://www.hipwee.com/style/macam-macam-jenis-kerudung-yang-populer-di-dunia-jangan-cuma-tahu-berhijabnya-saja/

 

 

 


 


 


 

PROFIL

November 25, 2017 0 Comments



Assalamualaikum Wr.Wb

hy sahabatku,
dalam kesempatan ini saya hanya memberikan sedikit pengetahuan tentang hijab
                                                #semoga bermanfaat bagi kita semua#

HIJAB
Hijab (Arab: حجاب‎, ħijāb) adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti "penghalang". Pada beberapa negara berbahasa Arab serta negara-negara Barat, kata hijab lebih sering merujuk kepada kerudung yang digunakan oleh wanita muslim (lihat jilbab). Namun dalam keilmuan Islam, hijab lebih tepat merujuk kepada tatacara berpakaian yang pantas sesuai dengan tuntunan agama.

Dalam literatur hukum Islam

Al-Qur'an

Dalam Al Qur'an pada dua surat Al-Ahzab :59 dan An-Nur :31 disebutkan kewajiban wanita muslim menggunakan hijab:
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-Ahzab :59)
Kemudian dalam surat An-Nur ayat 31:
...dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya... (An Nuur :31)

Kriteria hijab yang benar

Menurut Muhammad Nashiruddin Al Albany kriteria jilbab yang benar hendaklah menutup seluruh badan, kecuali wajah dan dua telapak, jilbab bukan merupakan perhiasan, tidak tipis, bahan tidak tembus pandang, tidak ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh, tidak disemprot parfum, tidak menyerupai pakaian kaum pria atau pakaian wanita-wanita kafir dan bukan merupakan pakaian untuk mencari popularitas diri.


SUMBER
https://id.wikipedia.org/wiki/Hijab

Follow Us @soratemplates